Doa Hatim yang Tak Terduga
Di suatu siang yang cerah, Hatim dan Najma
duduk santai di beranda rumahnya. Dua bersaudara itu asyik mengobrol, saling
bercanda tawa, dan berbagi mimpi-mimpi kecil mereka.
"Kak, aku
pengen mobil remote control!" seru
Hatim dengan semangat.
Najma pun tak
mau kalah. "Kalau aku mau krayon warna-warni sama boneka Barbie
yang rambutnya panjang!" Ujarnya sambil tertawa kecil.
Obrolan mereka
tersebut tak luput dari pendengaran sang ibu. Dengan senyum lembut, ia
mendekat, lalu ikut bergabung.
"Nak,
kalau kalian mau sesuatu, minta langsung sama Allah. Sebut saja dalam doa apa
yang diminta, insyaAllah akan dikabulkan. Entah lewat abi, umi, atau mungkin
lewat papuq (kakek-nenek)."
Mendengar
nasihat itu, Najma segera menengadahkan kedua tangannya ke atas dengan penuh
semangat,
“Ya Allah, aku
mau krayon dan boneka Barbie!
Tak berselang
lama, ponsel di saku baju ibu berdering. Ternyata, itu telepon dari sang ayah
yang sedang bekerja di luar kota. Setelah berbincang sejenak, ibu menyampaikan
permintaan kedua anak mereka, yakni ingin dibelikan krayon, boneka Barbie, dan
mobil remote control di Shopee. Dengan senang hati, sang ayah menyetujui
permintaan itu. Najma dan Hatim pun melompat kegirangan, seolah doa-doa kecil
mereka terkabul secepat kilat.
Hatim yang
terbawa rasa kagum, merasa seolah menyaksikan sebuah keajaiban. Terinspirasi
oleh kejadian itu, ia pun meniru apa yang dilakukan kakaknya, Najma. Dengan
mata terpejam rapat, tangan menengadah, dan hati penuh harap, Hatim mulai
berdoa.
“Ya Allah, aku
mau iPhone 13 Pro Max.”
Sang ibu yang
mendengarnya tersentak kaget. Hampir saja ia tak percaya dengan permintaan yang
meluncur dari mulut kecil anak bungsunya itu. Matanya melebar, tetapi ia tetap
berusaha tenang sambil menahan senyum geli.
“Nak, umi dan
abi saja masih pakai ponsel jadul. Masa kamu duluan yang dapat iPhone 13 Pro
Max?” gumamnya dalam hati, sembari
mengusap kepala Hatim dengan lembut, tak ingin mematahkan harapan polosnya yang
penuh keyakinan itu.

Posting Komentar untuk "Doa Hatim yang Tak Terduga"